Dapur yang
menghasilkan keuntungan

Investasi kuliner berbasis data dengan proyeksi Break Even Point hanya 16 bulan.

Rp 1,6M
Total Pendanaan
50%
Profit Sharing
Transparansi Dana

Alokasi Dana Investasi

Rp 1.600.000.000
Total Kategori Infrastruktur Gizi Utama
Venue & Renovasi
Rp 425 JT
26.6%
  • Sewa Tempat / Bangunan
  • Renovasi Bangunan
Peralatan Operasional
Rp 527.5 JT
33.0%
  • Meja & Rak Stainless Gudang
  • Alat Persiapan & Memasak
  • Alat Pendingin & Pemorsian
  • Pengepakan & Pencucian Ompreng
  • Alat Makan / Foodtray (2.500 pcs)
Instalasi & Infrastruktur
Rp 267.5 JT
16.7%
  • Instalasi Gas & Exhaust
  • Instalasi Air Conditioner (10 AC)
  • Pembuangan Limbah IPAL & RO
  • Jalur Listrik Up Daya & PDAM
  • Infrastruktur Epoxy Lantai
  • CCTV, Bak Sampah, Wi-Fi
Atribut & Seragam
Rp 15.6 JT
1.0%
  • Seragam Karyawan Sesuai Standar Operasional
Transportasi
Rp 200 JT
12.5%
  • Mobil Pengantaran Logistik Gizi
Birokrasi & Sertifikasi
Rp 350 JT
21.9%
  • Percepatan Titik Koordinat & Perizinan
Perlengkapan Kantor
Rp 38 JT
2.4%
  • Komputer & Sistem Administrasi Kantor
  • Perlengkapan Fasilitas Mess Kamar & Toilet
Finishing & Lapangan
Rp 15 JT
0.9%
  • Biaya Penyelesaian Akhir & Pra-Kondisi Lapangan
Fasilitas Tambahan
Rp 105 JT
TERSEDIA

Alokasi bonus tahap awal untuk akselerasi kesiapan infrastruktur dapur utama.

Proyeksi Bagi Hasil Investor

Rp 102 Juta / Bulan
50% dari total margin operasional Rp 204 Juta per bulan
Keterangan Analisis Detail Perhitungan Gizi Nasional Nilai Proyeksi Bulanan
Margin Operasional Dasar Porsi besar + porsi kecil harian dikali jumlah hari kerja sebulan Rp 132.000.000
Insentif Fasilitas & Mitra SPPG Subsidi operasional terhitung akumulatif per hari kerja resmi Rp 72.000.000
Total Bersih Operasional Aset Bersih Sebelum Profit Sharing Rp 204.000.000
Bagi Hasil Investor (50%) Kontrak Transparan Terkunci Sistem Rp 102.000.000
Estimasi Balik Modal (BEP) Perhitungan Berdasarkan Nilai Investasi Kontrak 15.6 Bulan